Satresnarkoba Polres Sampang Berhasil Tangkap Dua Warga Jember di Sampang, Sabu 197,63 Gram Disita
Sampang, Libas Kasus.online – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Sampang menangkap dua pria asal Kecamatan Sumber Baru, Kabupaten Jember, Jawa Timur, yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu, Sabtu (10/10/2026).
Kedua pria tersebut berinisial M.N. (36) dan H.A. (31). Keduanya diamankan di wilayah Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, pada Kamis, 1 Oktober 2026, sekitar pukul 15.30 WIB.
Penangkapan dilakukan setelah petugas melakukan serangkaian penyelidikan terkait dugaan peredaran narkotika di wilayah tersebut.
Kasat Narkoba Polres Sampang, IPTU Yuda Julianto, menjelaskan bahwa petugas kemudian melakukan penggeledahan terhadap kedua terduga pelaku.
Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan dua paket plastik klip berisi kristal putih yang diduga merupakan narkotika jenis sabu. Masing-masing paket memiliki berat kotor sekitar 99,76 gram dan 97,87 gram.
Dengan demikian, total berat kotor barang bukti sabu yang diamankan mencapai sekitar 197,63 gram, termasuk pembungkusnya.
Barang bukti tersebut ditemukan di bagian tempat airbag depan sebuah mobil Toyota Avanza warna putih dengan nomor polisi P 1670 MK. Sabu tersebut dibungkus menggunakan tisu, plastik putih, dan plastik hitam.
Selain sabu, polisi juga mengamankan satu unit telepon seluler Redmi 14C warna hitam yang ditemukan di saku celana salah satu terduga pelaku. Mobil yang digunakan keduanya turut diamankan untuk kepentingan penyidikan.
Selanjutnya, kedua terduga pelaku beserta seluruh barang bukti dibawa ke Satresnarkoba Polres Sampang guna menjalani pemeriksaan dan proses penyidikan lebih lanjut.
Keduanya disangkakan melanggar ketentuan pidana terkait peredaran narkotika dan terancam hukuman penjara paling singkat enam tahun hingga paling lama 20 tahun.
Saat ini, penyidik Satresnarkoba Polres Sampang masih mendalami perkara tersebut untuk mengungkap lebih jauh asal-usul barang haram tersebut serta kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat.
Polisi masih terus melakukan penyidikan dan pendalaman terhadap kasus tersebut.
(Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar.