Polsek Sukolilo Bekuk Dua Terduga Pelaku Curanmor, Satu Dilumpuhkan dengan Tembakan
Surabaya, Libas Kasus.online — Dua terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang diduga membawa senjata tajam diamankan Unit Reskrim Polsek Sukolilo, Polrestabes Surabaya. Dalam proses penangkapan, salah satu terduga pelaku disebut melakukan perlawanan menggunakan celurit sehingga polisi melakukan tindakan tegas.
Kedua terduga pelaku masing-masing berinisial M.Z. (34), warga Burneh, Bangkalan, dan M.S. (35), warga Kabupaten Bangkalan.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfi Sulistiawan melalui Kasi Humas Polrestabes Surabaya AKP Hadi Ismanto mengatakan, kedua terduga pelaku diduga memiliki peran berbeda dalam sejumlah aksi pencurian sepeda motor di wilayah Surabaya.

M.Z. diduga berperan sebagai eksekutor yang mengambil sepeda motor sekaligus membantu menjual kendaraan hasil curian. Sementara M.S. diduga berperan sebagai joki yang mengawasi kondisi sekitar lokasi serta turut membantu menjual kendaraan hasil pencurian.
AKP Hadi mengatakan, tindakan tegas dilakukan petugas ketika salah satu terduga pelaku melakukan perlawanan menggunakan senjata tajam jenis celurit.
“Anggota mengambil tindakan tegas setelah satu pelaku melakukan perlawanan dengan senjata tajam celurit yang dinilai membahayakan petugas. Tembakan petugas mengenai bagian pinggul pelaku,” ujar AKP Hadi, Sabtu (26/9/2026).
Berdasarkan hasil penyelidikan, kedua terduga pelaku diduga menjalankan aksinya dengan berkeliling menggunakan kendaraan untuk mencari sepeda motor yang diparkir di lokasi dengan pengawasan minim.
Kawasan rumah kos dan permukiman disebut menjadi salah satu sasaran karena kendaraan sering diparkir di tempat terbuka dengan sistem pengamanan yang kurang memadai.
Polisi juga menduga kedua terduga pelaku membawa senjata tajam saat menjalankan aksinya. Senjata tersebut diduga disiapkan untuk mengancam apabila aksi pencurian diketahui korban maupun warga.
Salah satu kasus terjadi di kawasan Gebang Wetan, Sukolilo, Surabaya. Korban berinisial E.G.M. (23), warga Tuban, kehilangan sepeda motor Honda BeAT warna hitam.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (21/9/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu, sepeda motor korban diparkir di tempat kos dengan kondisi kunci kontak masih menempel. Korban kemudian masuk ke kamar untuk beristirahat.
Keesokan harinya sekitar pukul 09.30 WIB, teman korban yang hendak meminjam sepeda motor mendapati kendaraan tersebut sudah tidak berada di lokasi.
Korban bersama rekannya kemudian memeriksa rekaman CCTV di sekitar tempat kejadian. Dari rekaman tersebut, sepeda motor korban diduga dibawa kabur oleh dua orang yang kemudian diduga berkaitan dengan kedua terduga pelaku.
Kasus serupa juga dilaporkan terjadi di kawasan Lebak Permai III, Surabaya. Korban berinisial I. (23) kehilangan sepeda motor Honda BeAT yang diparkir di depan rumah, tepatnya di tepi jalan gang.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. Sebelum masuk ke rumah, korban disebut telah mengunci setang sepeda motornya. Namun sekitar 30 menit kemudian, saat korban keluar rumah, kendaraan tersebut sudah tidak berada di tempat semula.
Kejadian itu kemudian dilaporkan kepada Polsek Sukolilo untuk ditindaklanjuti.
Polisi selanjutnya melakukan serangkaian penyelidikan, mulai dari pemeriksaan saksi, penelusuran rekaman CCTV, hingga pendalaman di sejumlah lokasi yang diduga berkaitan dengan aktivitas para terduga pelaku.
Dalam penangkapan tersebut, polisi mengamankan satu unit Honda BeAT yang disebut berkaitan dengan kasus pencurian sekaligus diduga digunakan sebagai sarana dalam menjalankan aksi.
Selain itu, petugas menyita dua senjata tajam, termasuk sebilah celurit, sebuah tas berisi telepon seluler, sejumlah benda yang disebut sebagai jimat, rekaman CCTV dari lokasi kejadian di Gebang Wetan, serta pakaian.
Seluruh barang bukti tersebut diamankan untuk kepentingan proses penyidikan.
Kedua terduga pelaku selanjutnya diproses secara hukum terkait dugaan tindak pidana pencurian serta dugaan kepemilikan atau penguasaan senjata penikam maupun senjata penusuk tanpa hak.
Polisi masih melakukan pendalaman guna mengungkap kemungkinan adanya rangkaian aksi pencurian kendaraan bermotor lainnya yang berkaitan dengan kedua terduga pelaku.
Komentar (0)
Belum ada komentar.