Kejar Rezeki di Jalan, 100 Ojol Gresik Dapat BBM Gratis dan Peringatan Keras Satlantas
Gresik, Libas Kasus.online – Setiap hari, para pengemudi ojek online (ojol) harus berpacu dengan waktu demi mengejar pesanan dan mencari nafkah. Namun, di balik aktivitas tersebut, ada satu hal yang tidak boleh dikorbankan: keselamatan.
Pesan itu menjadi bagian penting dalam kegiatan Mugeb Charity dan Sosialisasi Keselamatan Berkendara yang digelar SD Muhammadiyah GKB bersama Satlantas Polres Gresik dalam rangka memperingati HUT ke-71 Satlantas.
Sebanyak 100 pengemudi ojol mengikuti kegiatan yang berlangsung di kawasan Kafe Empat Lima, SPBU Pertamina 54 611 24 Suci, Gresik, Kamis (17/9/2026).
Sejak pukul 08.45 WIB, satu per satu pengemudi ojol berdatangan. Mereka datang dengan kendaraan masing-masing, mengenakan jaket kerja yang menjadi pakaian sehari-hari saat menembus panas, debu, dan padatnya jalanan.
Para peserta kemudian diarahkan menuju tempat registrasi. Guru SD Mugeb melayani pendataan, sementara pimpinan IPM Kids dan anggota PKS Mugeb Primary School menyambut serta mengarahkan para pengemudi ke tempat duduk yang telah disediakan.
Suasana pagi itu berlangsung hangat dan penuh keakraban.
Sebelum acara dimulai, Brigadir Apri Ajeng, S.H. bersama Bripda Sabela Nadia Azzahra, S.H. membagikan minuman kepada para peserta.
Senyum terlihat di wajah para pengemudi yang sejenak dapat beristirahat dari rutinitas mengejar order.
Bukan Sekadar Berbagi
Tepat pukul 09.00 WIB, Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana SD Muhammadiyah GKB, Siswanto, S.Pd.I., membuka acara dengan doa dan sambutan.
Ia mengajak para pengemudi untuk mensyukuri kesehatan dan kesempatan mencari nafkah sekaligus menjaga keselamatan selama berada di jalan.
“Alhamdulillah kita masih bisa bernapas. Kesehatan mata itu luar biasa. Pendengaran yang jelas juga luar biasa agar pesanan tidak salah,” tutur Sis.
Ia juga menitipkan pesan kepada para pengemudi agar selalu berhati-hati ketika mengantarkan siswa-siswi SD Mugeb.
“Kami dari SD Mugeb mengucapkan terima kasih. Kalau nanti mengantar siswa-siswi kami, kami menitipkan keselamatan dan keamanan mereka,” ucapnya.
Menurut Sis, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk sinergi antara sekolah dengan Satlantas Polres Gresik yang telah terjalin selama bertahun-tahun.
Polisi Ingatkan Ojol Jangan Terburu-buru
Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik, Ipda Andreas Dwi Anggoro, S.H., kemudian memberikan sosialisasi keselamatan berkendara.
Ia mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi para pengemudi ojol.
“Saya bertanggung jawab memastikan Njenengan mencari nafkah dengan selamat di jalan. Mudah-mudahan kegiatan ini terus bersinambungan,” tegas Ipda Andreas.
Ia juga mengingatkan para pengemudi agar segera melapor apabila menemukan kejadian atau persoalan di jalan.
“Silakan laporkan ketika ada kejadian atau masalah di jalan. Melalui layanan 110, kami hadir 24 jam. Kalau ada korban yang perlu ditolong, segera laporkan ke kami,” imbaunya.
Dalam penyuluhan tersebut, Andreas mengajak peserta memahami pentingnya kondisi fisik pengendara, kelengkapan kendaraan, serta administrasi berkendara.
Suasana semakin menarik ketika sosialisasi dikemas dalam bentuk kuis.
Mul, salah seorang pengemudi ojol, berhasil menjawab pertanyaan mengenai perlengkapan keselamatan.
“Pakai helm, sarung tangan, jaket, dan bersepatu,” jawabnya.
Jawaban tersebut membuatnya mendapatkan hadiah berupa kaos.
Pertanyaan berikutnya berkaitan dengan kondisi kendaraan. Seorang pengemudi ojol perempuan menjawab dengan menyebut spion, rem, klakson, ban, serta lampu depan dan belakang.
Sementara Karsianto (58), pengemudi ojol yang telah tujuh tahun menjalani profesinya, menjawab pertanyaan mengenai kelengkapan administrasi.
“Bawa SIM, STNK harus hidup, dan bawa tanda pengenal KTP,” ujarnya.
Andreas membenarkan jawaban tersebut dan kembali menekankan pentingnya memastikan STNK tetap aktif.
“Kalau STNK mati, kita tidak bisa mengurus santunan Jasa Raharja jika terjadi kecelakaan,” jelasnya.
Melawan Arus dan Main Ponsel Jadi Sorotan
Di hadapan para pengemudi, Andreas mengingatkan sejumlah perilaku yang dapat membahayakan keselamatan di jalan.
Mulai dari melawan arus, menggunakan ponsel ketika berkendara, hingga kesalahan menggunakan lampu sein.
“Jaga keselamatan, perilaku mengemudi, dan etika berkendara. Jangan emosi dan terburu-buru. Ingat keluarga yang menunggu di rumah. Jangan sampai kita celaka karena yang rugi kita sendiri,” pesannya.
Selain edukasi, Satlantas Polres Gresik juga membagikan sejumlah doorprize kepada peserta melalui pertanyaan-pertanyaan ringan.
Topi, kaos, sarung tangan, penutup wajah hingga masker dibagikan dan membuat suasana kegiatan semakin meriah.
Pulang Bawa Voucher Pertamax Rp50 Ribu
Setelah sosialisasi selesai, para pengemudi kemudian berbaris menuju dispenser SPBU.
Mereka menunjukkan voucher gratis BBM Pertamax senilai Rp50.000 yang berlaku khusus pada Kamis (17/9/2026).
Satu per satu sepeda motor diisi bahan bakar.
Setelah itu, para peserta menerima paket makanan dan minuman yang disalurkan oleh tim IPM Kids dan PKS Mugeb Primary School.
“Terima kasih ya,” ujar sejumlah pengemudi ketika menerima paket tersebut.
“Dengan senang hati, Pak. Semoga sehat selalu, ya,” balas Nabilah Ayu Azzalia, Ketua Bidang Pengkajian Ilmu Pengetahuan (PIP) IPM Kids Mugeb Primary School.
Para siswa juga ikut terlibat langsung dalam kegiatan sosial tersebut.
Gendis Alesha Prameswari, siswa kelas V Cut Nyak Dien sekaligus Sekretaris IPM Kids Mugeb Primary School, tampak bersemangat membagikan konsumsi kepada para pengemudi.
“Belum capek Ustazah, masih kuat,” ujarnya.
Ojol Berharap Kegiatan Berlanjut
Bagi Karsianto, perhatian yang diberikan melalui kegiatan tersebut menjadi pengalaman yang membahagiakan.
“Saya sangat senang. Semoga rezeki kita semua selalu lancar. Kegiatan seperti ini membuat kami lebih bersyukur dan bisa makin akrab dengan teman-teman sesama ojol,” ungkapnya.
Sementara Imron, pengemudi ojol lainnya, berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar.
“Terima kasih SD Mugeb yang telah memberi apresiasi dan membantu rekan-rekan kami yang tidak pernah lelah mencari nafkah sampai malam demi menunggu pesanan masuk. Semoga SD Mugeb semakin sukses dan jaya. Semoga tahun depan atau bulan depan ada kegiatan bantuan seperti ini lagi,” pungkasnya.
Bagi para siswa yang terlibat, kegiatan tersebut juga menjadi pembelajaran tentang kepedulian sosial dan keselamatan di jalan.
“Saya belajar, keselamatan itu sangat penting. Kita harus selalu berhati-hati di jalan karena kita tidak pernah tahu kapan musibah bisa datang,” ujar Nabilah.
Kegiatan tersebut terlaksana melalui kerja sama SD Muhammadiyah GKB, Satlantas Polres Gresik, para guru, siswa, serta para pengemudi ojol.
Lebih dari sekadar membagikan voucher BBM dan konsumsi, kegiatan tersebut membawa satu pesan utama: mencari rezeki memang penting, tetapi keselamatan tetap harus menjadi prioritas agar setiap pengemudi dapat kembali pulang dan bertemu keluarganya.
Komentar (0)
Belum ada komentar.